efek

Minggu, 25 November 2012

Matematika ( semester 1)

Peluang I. Pengertian Statistika dan Data Statistika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang mengumpulkan, menyusun, mengolah, menganalisis, menyimpulkan, dan menyajikan data hasil penelitian. Sementara statistik adalah data hasil olahan dan analisis. Data (bentuk jamak) adalah keterangan suatu obyek yang diteliti. Sementara datum (bentuk tunggal) adalah keterangan suatu obyek yang diteliti. Data terbagi menjadi dua, yaitu data Numerik (kuantitas) dan dataKategori (kualitas. Data numerik adalah data berupa hasil pengukuran atau penghitungan. Sementara data kategori adalah data yang bukan berupa angka. Pengumpulan data dilakukan dengan: 1. Mencacah/menghitung 2. Mengukur 3. Mengunakan tally atau turus Populasi dan Sampel Populasi adalah keseluruhan obyek yang memiliki karakteristik (sifat) sama yang akan diteliti. Sampel adalah bagian dari populasi yang dapat mewakili keadaan yang benar mengenai populasi yang diteliti. TENDENSI SENTRAL (Ukuran Pemusatan) 1. Rata-rata hitung (Mean) 2. Modus 3. Median CONTOH: Data: 162,160, 170, 165, 167, 170, 165 Mean => Rata-rata hitung ex:n=162+160+170+165+167+170+165:7 =1159:7=165.57 Modus =>Nilai yang sering muncul CONTOH: Data: 160, 162, 165, 165, 167, 170, 170 Modusnya adalah 165 dan 170 Median => Nilai tengah setelah data diurutkan CONTOH: Data terurut: 160, 162, 165, 165, 167, 170, 170 Mediannya adalah 165 Mean dalam tabel frekuensi CONTOH: Nilai 5 6 7 8 9 10 Frekuensi 3 6 5 17 5 4 Mean = e(f.x):e.f= 3(5) + 6(6) + 5(7) + 17(8) + 5(9) + 4(10):3 + 6 + 5 + 17 + 5 + 4 = 15 + 36 + 35 + 136 + 45 + 40:40 = 307:40 =7,675 Ukuran Pemancaran Data Tunggal 1. Range (jangkauan data) 2. Quartil 3. Jangkauan Quartil 4. Jangkauan Interquartil 5. Simpangan Quartil Range (jangkauan data) Data tertinggi - Data terendah Quartil = Q Pembagi data menjadi 4 bagian sama banyak Q1, Q2, Q3 Q2= Median Jangakuan Quartil = Jangkauan Interquartil Q3 - Q1 Simpangan Quartil Q3 - Q1:2 Penyajian Data 1. Menyajikan data 2. Membaca/menafsirkan data Penyajian data divisualisasikan melalui: 1. Piktogram/lambang/gambar 2. Diagram batang 3. Diagram garis 4. Diagram lingkaran II. Peluang Peluang disebut juga probabilitas yang berarti ilmu kemungkinan. Di dalam peluang dikenal ruang sampel dan titik sampel. Ruang sampel adalah himpunan semua hasil/kejadian yang mungkin terjadi dan dilambangkan dengan S Peluang (P) =Banyak kejadian muncul/Banyak kejadian yang mungkin Contoh: P=400/1200 = 1/3 Komplemen dari nilai di atas = 1200-400:1200 =800/1200 = 2/3 Frekuensi nisbi = Banyak Kejadian Muncul/Banyak percobaan Frekuensi harapan = Banyak percobaan x Peluang Ruang sampel dan Titik Sampel Ruang sampel adalah himpunan semua hasil/kejadian yang mungkin terjadi dan dilambangkan dengan S. Dalam beberapa peercobaan, ruang sampel dapat ditentukan dengan menggunakan diagram pohon maupun tabel, dan anggota-anggota ruang sampel dapat didaftar secara mudah dan teratur. Pengetosan Dua Mata Uang A G A (A,A) (A,G) G (G,A) (G,G) Banyak titik sampel= 2x2 = 4 Pengetosan Dua Dadu 1 2 3 4 5 6 1 (1,1) (1,2) (1,3) (1,4) (1,5) (1,6) 2 (2,1) (2,2) (2,3) (2,4) (2,5) (2,6) 3 (3,1) (3,2) (3,3) (3,4) (3,5) (3,6) 4 (4,1) (4,2) (4,3) (4,4) (4,5) (4,6) 5 (5,1) (5,2) (5,3) (5,4) (5,5) (5,6) 6 (6,1) (6,2) (6,3) (6,4) (6,5) (6,6) Banyak titik sampel = 6x6 = 36 Pengetosan Mata Uang dan Dadu 1 2 3 4 5 6 A (A,1) (A,2) (A,3) (A,4) (A,5) (A,6) G (G,1) (G,2) (G,3) (G,4) (G,5) (G,6) Banyak titik sampel = 2x6 = 12 Sumber : lks matematika kelas XI program ipa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar